Selamat datang di web Knowledge Management tentang Industri Obat dan Kesehatan! Website ini dibangun dalam rangka diseminasi informasi & pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan (Resiliency) Industri Obat dan Alat Kesehatan. Disamping itu ada Laporan Kegiatan dan Berita-berita untuk menggambarkan situasi terbaru Industri Obat dan Alat Kesehatan serta ketahanannya, serta berbagai aktivitas pengembangan lainnya.
Edisi: 17 April 2024
Kasus kanker di Indonesia saat ini cukup tinggi, dimana dilaporkan 396.314 kasus dengan 234.511 kematian pada tahun 2020. Pada tahun 2022, angka kejadian kanker mencapai 136 dari setiap 100.000 penduduk, atau tertinggi ke-8 di Asia Tenggara. Berkaitan dengan hal tersebut, ketersediaan fasilitas skrining kanker secara dini menjadi sangat penting bagi keberhasilan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker. PET-CT merupakan metode diagnostik yang mampu mendeteksi proses biokimia dan ekspresi beberapa protein.
Selengkapnya(Kegiatan Followup )
Kasus kanker di Indonesia saat ini cukup tinggi, dimana dilaporkan 396.314 kasus dengan 234.511 kematian pada tahun 2020. Pada tahun 2022, angka kejadian kanker mencapai 136 dari setiap 100.000 penduduk, atau tertinggi ke-8 di Asia Tenggara. Berkaitan dengan hal tersebut, ketersediaan fasilitas skrining kanker secara dini menjadi sangat penting bagi keberhasilan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker. PET-CT merupakan metode diagnostik yang mampu mendeteksi proses biokimia dan ekspresi beberapa protein. PET-CT memberikan informasi diagnostik pada tingkat molekuler, jauh lebih awal sebelum gejala anatomi terlihat. Karenanya PET-CT menjadi alat yang sangat penting untuk diagnosis dini kanker. Sebanyak 95% pasien kanker akan tertangani dengan baik dan sembuh apabila dilakukan deteksi dini menggunakan PET-CT. Selain itu, deteksi awal PET-CT dapat mengurangi biaya penanganan cancer secara signifikan dengan mengurangi biaya penggunaan obat-obat kemoterapi dan penanganan medis yang cukup mahal, yang dibutuhkan jika perkembangan cancer sudah terlanjur masuk pada fase lanjut.
SEMINAR NASIONAL (Hasil Kunjungan)
2023 merupakan tahun disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 17 tentang Kesehatan yang menggunakan pendekatan Omnibus Law. Dalam UU ini terdapat berbagai pasal tentang Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang ada di Bab IX. Pasal-pasal dalam UU Kesehatan ini diikuti dengan Peraturan Pemerintah yang terkait dengan percepatan pengembangan dan ketahanan industri sediaan farmasi dan alat kesehatan; dan, standar, sistem dan tata kelola sediaan farmasi, alat kesehatan, dan perbekalan kesehatan lainnya pada kondisi darurat, bencana, KLB, atau wabah.
Pada tanggal 14 – 15 November 2023 diselenggarakan webinar yang membahas Cyclotron dan PET-CT. Berikut merupakan laporan kegiatan tersebut.
Workshop ini memiliki sejumlah tujuan, diantaranya;
(Pra Kunjungan – 3 Oktober 2023)
Sesi pertama diawali dengan pembuka dari Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI (Diwakilkan oleh dr. Budhi Suryadharma). Kasus kanker di Indonesia diproyeksikan untuk terus meningkat termasuk angka kematian akibat kanker yang memiliki angka insidensi hingga 64% perkiraan di tahun 2040. Perlu kita cermati bersama bahwa pasien kanker 70% datang ke RS sudah mengalami fase stadium lanjut. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemenkes RI untuk menangani masalah tersebut ialah dengan pemenuhan pelayanan kedokteran nuklir di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki 6 PET-SCAN dan 4 siklotron, 3 siklotron di antaranya telah memiliki izin operasi yang berlokasi di RS Kanker Dharmais Jakarta, MRCCC Siloam dan RS Gading Pluit.