Press ESC to close

Rapat Koordinasi Nasional: Kolaborasi dan Transformasi Menuju Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Nasional

4 – 5 April 2022

\"\"

Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional dengan Tema “Kolaborasi dan Transformasi Menuju Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Nasional” pada Senin, 4 April 2022 hingga 5 April 2022. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform zoom dan dapat diikuti secara terbuka oleh pegiat industri farmasi dan alat kesehatan, akademisi, peneliti, praktisi, dan masyarakat umum.

Pada rangkaian hari pertama, acara dibuka dengan laporan perkembangan pelaksanaan program di Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Dr. Dra. L. Rizka Andalucia, Apt., M.Pharm., MARS selaku Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan menyampaikan bahwa pada 2021 sebagai tahun kedua periode pembangunan kesehatan 2020 – 2025, memiliki beragam dinamika dan tantangan termasuk pada penanganan pandemi COVID-19. Melalui berbagai inovasi dan terobosan, pelaksanaan program dapat dikembangkan.

Acara dilanjutkan dengan arahan sekaligus pembukaan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan launching e-farmakope dan e-KMI untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi dan alat kesehatan.

Rakornas kemudian membahas topik – topik hangat dalam ekosistem farmasi dan alat kesehatan dengan bentuk diskusi panel. Pada sesi panel 1, terdapat 3 pembahasan. Pembahasan yang pertama, adalah dukungan farmasi dan alat kesehatan dalam perluasan deteksi dini, serta penanganan AKI – AKB dan Gizi Buruk yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat. Topik kedua adalah dukungan kefarmasian dan alat kesehatan bagi perluasan akses layanan rujukan dan penanganan penyakit prioritas oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan. Sedangkan pada isu ketiga, Direktur Jenderal P2P membahas lesson learnt pengelolaan logistik penanganan pandemi dan vaksinasi. Kegiatan ini dimoderatori oleh Plt. Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian.

Diskusi panel berlanjut pada sesi kedua dengan dimoderatori oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Topik yang diangkat terkait standar nakes dalam transformasi SDM Kesehatan, sinkronisasi pusat dan daerah dalam implementasi transformasi kesehatan, dan peningkatan akuntabilitas dalam pengelolaan transformasi kesehatan.

Rangkaian acara pada hari pertama (4/4/2022) ditutup dengan penyampaian penghargaan, terdiri dari Instalasi Farmasi Provinsi yang Menerapkan Manajemen Mutu tahun 2021 yang dimenangkan oleh Dinkes Provinsi Kalimantan Utara, Pelaporan Pelayanan Kefarmasian Terbaik tahun 2021 yang dimenangkan oleh Dinkes Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Pelaporan SIPNAP Tepat Waktu tahun 2021 dimenangkan oleh Dinkes Provinsi Kalimantan Barat.

Rakornas masih akan berlanjut ke hari kedua, yakni Selasa, 5 April 2022 pada pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. Selengkapnya

Reporter: Alif Indiralarasati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *